Managerial Dashboard
Untuk Pemerintah Kabupaten/Kota dan manajer program daerah. Evaluasi kinerja daerah, identifikasi gap indikator, dan perencanaan tindak lanjut level manajerial.
- Profil wilayah
- Gap indikator antardaerah
- Capaian target tahunan
- Komparasi kab/kota
Keputusan yang didukung
Mendukung evaluasi kinerja daerah dan tindak lanjut operasional daerah.
Untuk siapa halaman ini?
Operasional DaerahBupati/Wali Kota & Wakilnya, Sekretaris Daerah Kab/Kota
Pendukung & turunan
Contoh pemakaian
Rencana aksi 90 hari untuk perbaikan indikator daerah berdasarkan ranking kerentanan.
TPT Wilayah
0,00%
Kemiskinan Wilayah
7,60%
Gini Wilayah
0,365
IPG Wilayah
90,89
- 1Petakan gap capaian daerah terhadap rerata provinsi.
- 2Prioritaskan program perbaikan indikator terlemah tiap wilayah.
- 3Tetapkan rencana aksi 90 hari berbasis ranking kerentanan.
Trend · Multi-line
Tren tahunan indikator inti
❝Apakah kondisi sosial-ekonomi membaik dalam 5 tahun terakhir?
TPT, kemiskinan, gini (×100), IPG provinsi.
Area · Inflasi
Inflasi YoY rata-rata
❝Kapan tekanan harga paling memuncak?
12 periode terakhir.
Ranking
Top 10 priority score
❝Wilayah mana harus mendapat intervensi pertama?
Wilayah perlu intervensi prioritas.
Treemap
Treemap prioritas
❝Bagaimana porsi anggaran sebaiknya dialokasikan?
Visualisasi alokasi anggaran.
Data storytelling
Insight & keputusan berbasis data
Wilayah top-10 priority score memiliki gap >3 pp dengan rata-rata provinsi pada TPT dan kemiskinan.
Wilayah ini didominasi struktur ekonomi tradisional dengan absorpsi tenaga kerja terbatas dan ketergantungan tinggi pada sektor primer.
Beban anggaran perlindungan sosial tinggi, multiplier effect ekonomi rendah, perputaran pajak daerah lambat.
Pemkab/Pemkot top-10: prioritaskan program perbaikan indikator terlemah tiap wilayah. Tetapkan rencana aksi 90 hari berbasis ranking kerentanan.
Top 10 prioritas wilayah
| Rank | Wilayah | Cluster | TPT | Miskin | Skor |
|---|---|---|---|---|---|
| #1 | Kabupaten Kuningan | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 7,78% | 11,88% | 0,840 |
| #2 | Kabupaten Bandung Barat | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,70% | 10,49% | 0,798 |
| #3 | Kabupaten Cirebon | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,74% | 11,00% | 0,786 |
| #4 | Kabupaten Indramayu | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,25% | 11,93% | 0,762 |
| #5 | Kabupaten Garut | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,96% | 9,68% | 0,726 |
| #6 | Kabupaten Cianjur | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 5,99% | 10,14% | 0,718 |
| #7 | Kabupaten Purwakarta | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 7,34% | 8,41% | 0,694 |
| #8 | Kabupaten Subang | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,73% | 9,49% | 0,668 |
| #9 | Kabupaten Karawang | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 8,04% | 7,86% | 0,666 |
| #10 | Kabupaten Majalengka | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 4,01% | 10,82% | 0,648 |