Tactical Dashboard
Untuk Kepala Dinas dan OPD sektoral. Pengendalian program sektoral melalui drill-down indikator dan prioritas wilayah operasional menengah.
- Drill-down per indikator
- Top-bottom daerah
- Perubahan tahunan
- Cluster wilayah
Keputusan yang didukung
Mendukung monitoring program sektoral dan penajaman alokasi intervensi.
Untuk siapa halaman ini?
SektoralKepala Dinas (Disnakertrans, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, BPS Provinsi)
Pendukung & turunan
Contoh pemakaian
Penyesuaian program ketenagakerjaan & bantuan sosial per triwulan berdasarkan tren wilayah.
Rata-rata TPT Program
0,00%
Rata-rata Kemiskinan Program
7,60%
Ketimpangan Wilayah
0,365
IPG Program
90,89
- 1Tetapkan target penurunan indikator untuk wilayah top-priority.
- 2Bandingkan efektivitas program antar OPD berbasis perubahan tahunan.
- 3Arahkan redistribusi anggaran ke wilayah dengan skor intervensi tertinggi.
Trend · Multi-line
Tren tahunan indikator inti
❝Apakah kondisi sosial-ekonomi membaik dalam 5 tahun terakhir?
TPT, kemiskinan, gini (×100), IPG provinsi.
Area · Inflasi
Inflasi YoY rata-rata
❝Kapan tekanan harga paling memuncak?
12 periode terakhir.
Heatmap · Inflasi
Heatmap inflasi YoY (kota × bulan)
❝Kota mana paling rentan terhadap goncangan harga?
12 bulan terakhir. Biru = inflasi positif tinggi, merah = deflasi/negatif.
Ranking · SAW
Top 10 priority score
❝Wilayah mana butuh program lebih dulu?
Untuk targeting program.
Distribution
Distribusi cluster wilayah
❝Seberapa lebar gap di dalam tiap cluster?
Sebaran kab/kota per cluster.
Data storytelling
Insight & keputusan berbasis data
Inflasi YoY rata-rata bergerak naik di Q4, dengan kota-kota besar (Bandung, Bekasi, Cirebon) mengalami spike paling tajam.
Tekanan harga pangan + energi pada akhir tahun, terutama di pusat ekonomi dengan permintaan tinggi.
Inflasi tinggi memperburuk kemiskinan riil di wilayah yang sudah priority tinggi; daya beli kelompok bawah tertekan.
Disnaker & Dinsos: percepat penyaluran bantuan & program padat karya di wilayah dengan TPT tinggi sebelum Q4. Koordinasi dengan TPID untuk stabilisasi harga.
Top 10 prioritas wilayah
| Rank | Wilayah | Cluster | TPT | Miskin | Skor |
|---|---|---|---|---|---|
| #1 | Kabupaten Kuningan | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 7,78% | 11,88% | 0,840 |
| #2 | Kabupaten Bandung Barat | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,70% | 10,49% | 0,798 |
| #3 | Kabupaten Cirebon | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,74% | 11,00% | 0,786 |
| #4 | Kabupaten Indramayu | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,25% | 11,93% | 0,762 |
| #5 | Kabupaten Garut | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,96% | 9,68% | 0,726 |
| #6 | Kabupaten Cianjur | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 5,99% | 10,14% | 0,718 |
| #7 | Kabupaten Purwakarta | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 7,34% | 8,41% | 0,694 |
| #8 | Kabupaten Subang | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 6,73% | 9,49% | 0,668 |
| #9 | Kabupaten Karawang | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 8,04% | 7,86% | 0,666 |
| #10 | Kabupaten Majalengka | Prioritas Intervensi Sosial-Ekonomi | 4,01% | 10,82% | 0,648 |